25
Saya merasa...mengerti...memahami...dan tidak.menyalahkannya.meski.awalnya pengen berlaku sama-- dengan balas tidak menyapanya, selalu berakhir dengan tidak akan melakukan dengan yg dia lakukan.jadi jika tepat waktunya-'misal karena harus menyerahkan uang urunan yg dia koordinir atau jika harus bersalaman sehabis sholat,malah kutambahi dengan senyum.manisku.
Ternyata ada yg memperhatikan prilakunya.
Bu Haryono malah mengkonfirmasi ke aku."kok bisa ya bu...",tanyanya heran?" bukanya sudah didamaikan.?" tanyanya lagi
"Gak ngerti lah bu....tak pikir juga sudah berakhir.Ternyata belum.setidaknya bagi dia.intinya kalau aku nggak nyapa , ya dia juga nggak nyapa.
Pernah kami bertemu di rumah bu Pri.Dia mau beli kerupuk dan aku mau beli gas elpiji.Nggak tahu kenapa malam itu pengen nyoba aja..pengen tahu apa dia nyapa kala aku diam.nggak nyapa dia lebih dulu."
"Ternyata..?"
"Ya dia diam saja..seolah gak ada aku disana"
"Walah.yo leren ae bu...ben no ae wis gak.sopoan.lha kan panjenengan sudah banyak kali nyoba.."
"Iyolah....masih banyak teman yg masih mau di jak temanan..kok repot sama teman yg satu.."
"Iyo bener.."
Bertetangga dan tidak saling nyapa memang nyusahin jiwa.suer
15.08 |
Read User's Comments(0)
Langganan:
Postingan (Atom)





