RSS

14

3.13
Astaghfirulloh,
nyuwun pangapunten gusti,
kalau sebagai ibu saya tidak berhasil menjaga amanahmu
mennjadikan mereka hamba kinasihmu
berjalan lurus dijalanMu

maturnuwun gusti,
masih diberi kesempatan memperbaiki diri
nyuwun penguat yang sempurna
agar sisa waktu yang engkau beri, jadi
lahan  proyek sorgaMu
dan kami , pelaksana terbaikMu

paringi kekuatan,
melakukan hal baik yang engkau ridhoi
dan slalu dalam peunjukMu
amin

Aku memafkanmu , anakku
karena aku cinta padamu
apapun kamu.


13 april 2014



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

13

Selama ini , beberapa orang dalam hidupku selalu berhasil  menekan , menggiiring bahkan mengintimidasi, sehingga aku kesulitan untuk bilang " tidak ".Pertama yang kulakukan, mengurangi kontak dengan mereka.Tidak bertemu -- termauk tidak mengndang , berbasa basi menyuruhnya datang , menelpon bahkan bertemu muka.
Tidak sepenuhnya berhasil , tetapi kuakui sendiri , aku sudah mulai pintar berkelit. Tidak pura pura mau  atau bisa memenuhi permintaannya.Jadi kalau akhirnya memng melakukan permintaannya ku usahakan karena memang aku mau melakukan-- bukan basa basi.

Anehnya mereka biasanya tidak tahu kalau aku bener bener sedang berjuang uuk menghindari mereka. Tetap saja mereka datang dan beriikap seperti biasanya. Itu bukin aku ketawa. Mungin karena aku kurang tegas memberi sinyal atau barangkali karena mindset mereka belum berubah.Entahlah

Siang ini telepon berkali kali bunyi. Dan ketika kuangkat, ternyata bude Nuke.Mau pinjam uang.Dia punya laptop yang dulu dia beli seharga 6 juta katanya.Jadi aku terus terang saja kalau nggak bisa menolongnya.Pertama karena memang tidak ada uang, kedua karena urusannya tidak jelas. SElama ini memang begitu.

" kok gak minta tolong anak anak to Bude ?"

" hah arek arek iku gak iso disambati. Huda nang luar kota gak mulih mulih. Ditelepon yo gak diangkat.mbuh opo karepe. Wedi dijaluki tolong paling.Sadit disambati jare gak onok.Padahal aku gak njaluk.Aku iki pinjam. Eh... moro moro tuko montor.Ngono iku gak mangkelno ati ta.... padahal lek aku dadi , lek mek sepuuh rong puluh juta kan yo olehku seminggu ae iku ", katanya bercrita panjang lebar.

" arek arek iku yo bude... ibu e nyaleg kok gak suport blas. Mestinya kan, orang orang terdekat.apalagi anak kanduung..."

" mbuh iku.Lha iki lho aku arep tuku bensin ae gak duwe. Aku iki mulai agusts sampek saiki onok meh limang atus juta.Padahal iki durung cetak kertas suara gae sosiaisasi nyoblos.Durung nyetak iki ".

Anak anaknya tidak soport munin karena dari semula tidak setuju ibunya nyaleg. Duit dari mana?.Kalau harus urunan.. wah brapa bugjetnya?.Sedang mereka juga baru mulai berkeluarga. Baru mulai berjuang.Tapi karena iibunya kekeh pengen nyalon dan optimis bisa membiayai sendiri , ya mereka biarkan saja ibunya tetap melakukan maunya. Dan mereka bukan saja tidak suport secara phisik hadir atau menyemangati ibunya, bahkan apa kesulitan ibunyapun mereka tidak mau tahu.

Ibunya optimis nyeleg dr partai Hanura karena katanya , lily wakhid, adik gusdur itu menjanjikan batuan beaya dari partai dan memberinya no urut 6 untuk caleg dari DPR pusat.Prestisius sekali..Masalahnya sampai hari ini yang katanya bantuan itu , tidak penah ada juntrungannya.Bahkan kabar tentang bantuan itu juga makin kabur.Neaya politik seperti mencetak bener, kartu nama , undangan , kaos, beaya operasional dan lain lain harus di tanggug para caleg sendiri.Lily wakhidnya, juga tidak  isa dihuubungi.wah!

Yang bude ingat cuma aku.
Alhamdulillah , masih jua diingat, meski cuma kalau butuh.

Besok siang kami berjanji unuk pergi kepegadain. Semoga hasilnya cukup bagus, agar dia bisa kembali bekerja menyelesaikan agenda politiknya.
Amin.







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

12

 Sekarang, setelah ia dan suaminya berhasil menangkap basah ibunya yang lagi bermesraan, mengelernya didepan tetangga dan sahabat juga didepan keua rt, rw dan keamanan bahkan berhasil membuat ibu dan pacarnya menandatangani perjanjian tidak akan berbuat asusila di wisma bungurasih, apa kemudian masalahnya selesai?.
Tidak ada jaminan ibunya akan memutuskan hubungannya dengan lelaki itu.Tidak ada jaminan bahwa laki laki itu tidak akan lagi menghubungi ibunya.Tidak ada jaminan bahwa mereka akan menyudahi affairnya.Yang pasti , hubungan dia dengan ibunya pasti lebih kusut, suaminya akan lebih tidak menghargainya -- karena dia anak pezina, mertuanya akan memandangnya sebelah mata karena brasal dari keluarga tidak bermoral dan ia jadi bahan gunjingan para tetangga.

" mama memang sudah keterlaluan, pak", katanya ketika ditanya kenapa dia memilih menyelesaikan masalah ini dengan cara bikin huru hara. Bagaimana tidak, ketika sore itu ia memergoki ibu dan pacarnya mandi-- di kamar mandi yang berbeda , ia berasumsi bahwa mandi itu mandi jinabat -- mandi setelah melakukan ml.Ia berteriak teriak hingga saminya yang ketika itu bersamanya tertulari semangatnya dengan minta tolong tetangga yang  sedang duduk didepan rumahnya untuk memanggil pak rw , rt dan keamanan kampung.

Ternyata ,itu clbk.Laki laki itu pacarnya ketika SMA dulu.Pensiunan PT.Pelindo, menikah dan punya 3 orang anak yang sudah remaja. Maalam itu istri dan ketiga anaknya dihadirkan untuk menyaksikan huru hara yang ditimbulkan suaminya.
" iya, bapak bapak , saya minta maaf karena suami saya membuat masalah dikampung bapak. Soal saya dan bapaknya ,biar kami selesakan di rumah saja", kata ibu itu meminta ijin pada pak rw .Mereka pulang sendiri sendiri.si bapak pulang naik sepeda motor dan keluarganya naik taksi.

Berhari hari itu jadi isue yang dibicarakan dimana mana.Bukan cuma ibu ibunya yang heboh membicarakannya , ternyata bapak bapak juga rame membahasnya.

Dan bu Agus itu,perempuan yang bikin  heboh itu, kemarin datang dipertemuan RT kami. Semua yang hadir terhenyak.
" kayak gak punya perasaan , ya"

aku tidak berkomentar apa apa.Sekarang malah faham, betapa sebetulnya sesama teman harus saling jaga dan menutup Aib. Kita ini cuma berkewajiban untuk mengingatkan.itupun dengan cara terbaik.Bahkan kalau tidak bisa dengan cara yang baik , dianurkan untuk diam, meski itu adalah selemah lemahnya tindakan.
Merry itu anak. Yang sejak bayi disuapinya , dimandikannya , dipakaikan pakaian, diantar kesekolah dan ditemani saat melalui kesulitan.
Semua ibu akan pasang badan saat anaknya membuat kesalahan. Membela ketika dihujat orang. Tampil paling depan saat dibutuhkan.
Ketika terbalik, ibu yang buat kesalahan, seorang anak belum tentu siap pasang badan , menutup aib apalagi mengobanka harta untuk mengatasi masalah.Apalagi jika yang dia punyai cuma sedikit.

Benarlah, kasih ibu sepanjang jalan dan kasih anak sepenggalah.

Padahal Merry sekarang juga  jadi ibu.Dan tidak ada jaminan ia tidak melakukan kesalahan.Harinya masih panjang.....Semoga ia belajar banyak dari itu semua.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

11

Masa diam ini sungguh menakutkan , karena semua jelas tetap masih berproses. Setelah geger drumah sakit itu, pasti cerita tetntang hubungan amran dan silvi tidak otomatis berhenti . Mereka malah lebih mungkin merencanakan segala sesuatunya setelah " ketahuan ".

indikasinya adalah Amra memilih diam. Diamya  lebih berbahaya. Ia di posisi betul betul tidak peduli dengan yang akan terjadi.

Dimasa lalu ,  diamnya  membuat aku tidak tahu bahwa Rani sudah hamil 7 bulan. Dan karena kemudian tahu  dan menanyakannya baik baik , malah brbuah sangkalan dan keteribatam yang maikin dalam. Jai ikut mempersiapkankelahirannya danmengasuh anaknya.

Dan diamnya amran kali ini,bisa jadi indikasi yang sama.

Selama perjalanan surabaya bojonegoro kmarin dia tidak sekalipun menyebut nama silvi. Tapi aku tahu kalau mereka sedang berkomunikasi,yakni saat dia menjawab telepon perempuan yang tyidak dia " panggil namanya ".

Bagaimana kalau dia juga hamil?

Tuhan,
Engkau juga yang menghendaki, jika itu terjadi
maka kukembalikan padaMu
karena pada siapa aku mengadu
kalau bukan padaMu

samikna
wa athokna
aku akan mendengarkanMu,Tuhanku
dan mematuhiMu


subuh,10 januari 2014



















  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

10

meski sudah kadung bermimpi,
meski sudah lama jadi dambaan hati
meski semua akomodasi ditanggung dhea dan yudha,
umrohnya ak tunda dulu
ini keputusan besar
jadi gak boleh grusa grusu,
begitu,

Sidoarjo,1 februari 2014















































  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

9

Kedatangan Ogan sekeluarga dari Palembang , memang terasa jadi berkah. Amran jadi sering kerumah karena harus menemani mereka bertemu dengan seseorang atau pergi jalan jalan melihat surabaya. Kedatangan wak Edy dan istri juga terasa jadi berkah , karena kemudian kami bisa beramai ramai mengujungi beliau yang menginap dihotel Garden dan ngobrol panjang.Ada rasa bahagia yang menyeruak hatiku, wak edy berkali kali menanyakan aku. Padahal sudah kusalami 2 kali.wah, dia terkesan padaku rupanya. Syukurlah , bagiku itu adalah wujud rasa simpati.
Yang pasti karena lebih banyak mengobrol dan bertemu , jadi banyak info yangberedar dan ketegagan diantara kami semakin menipis.

" Big TV lagi banyak masalah," katanya," penjualan banyak tapi administrasinya amburadul.Jadi penjualan mulai september sampai januari belum bisa dibayar . Silvy pancen bajingan, opo karepe. Nurul yo goblok.Umur 32 tapi telo!."

"Aku punya kosan 25 kamar. Biyen sing ngurus silvy tapi sak iki dicekel nurul yo akeh sing nunggak 2 bulan 3 bulan..ah marai emosi ae! "

" Ramli iku pinter ngintip pekerjaan orang tapi gak duwe kepinteran niru. Mangkane tetep kere ae... lha ngomong Ade lek bapak e iki wedoan..... opo karepe. !.kok senengane ngurusi orang. "

" Tya , mobile jaluken nang om Med.Bilang aja kalau kamu mau pakai. Soale ngeter ngeterno tamu Tya..aku wis ente sak juta lebih. Papamu iku yo kebacut. Mosok berhari hari kok cuma ngasih 250.lha yo mosok cukup ", kata Danik.

haduh...... seperti janjiku pada hatiku sendiri, aku sama sekali tidak berkeinginan untuk membahas semua info itu. Semua masih bejalan prosesnya. Akan menjadi seperti apa , masih tergantung banyak hal.Biar saja seperti yang dikatakan , biar saja seperti apa yang ingin mereka perdengarkan.Bagiku , masih tetap, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus. Nanti akan menjadi apa kemasan semua cerita itu , aku lebih senang menunggu.

Hari ini sudah masuk ke jus 3 tahap 2.
Sovenir untuk acara tdak siten Dastan, sudah
Tya berencana ke bojonegoro besok
Seta jadi ikut ke bojonegoro
Ade tidak jadi datang ke surabaya
masih ada uang unt berangkat dengan travel
yang lain lain,
masih dalam proses
Tuhanku, cuma engkau sandaranku
sungguh
cuma engkau

Sidoarjo,30 Januari 2014


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

8

Duhur ini khatam jus 29
ada telepon dari Dhea tanya apa aku mau di berangkakant umroh?
waw...mau mau mau!
Tuhan,
realisasikan niat baiknya
secepat mungkin
tq

24 Januari 2014
hampir magrib

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

7

Hampir magrib, ketika pagar rumahku berbunyi keras karena di teng teng. Memed datang dengan kak Ogan, saudara dari Palembang.Datang dengan istri dan satu anaknya yang berusia 7 atau 8 tahunan gitu.Karena dia datang dengan membawa tas besar , aku langsung tahu bahwa tamuku akan menginap dirumah kami." sialan ", geruuku dalam hati," gak ada pemberitahuan "

"  tadi momox telpon mbak, wah maaf mendadak ini.Jadi merepotkan mbak " katanya beramah tamah

" nggak, gak papa. Gak merepotkan.Sudah biasa," kataku juga beramah tamah," coba tadi ngasih tahu, kan bisa kami siapkan tempatnya. Barang barang busuk itu bisa kami buang dulu..," kataku melucu," wah jadi ketahuan aslinya"

kami tertawa rame rame.

Dengan sigap aku dan Tya mengganti sprei dan meningkirkan barang barang yang sekiranya kami gunakan  selama kamar itu dpergunakan mereka, kayak make up , baju dan sebagainya. Intinya supaya besok tidak mengganggu mereka karena harus mengambil barang di dalam kamar itu.Lalu aku , menyiapkan makan malam buat mereka.

 momox datang bersama satu orang pegawainya.Kikuk sih , tapi aku sempat melihat dia juga berusaha seperti tidak ada apa apa.

lalu kami terlibat ngobrol seru.Cerita masa lalu, membual hal hal lucu dan memalukan dimasa lalu.

Ah Tuhan ,
Sesepele ini caranya kami bisa bertemu dan bicara.Kupkir tidak akan bicara lagi dengan momox karena peristiwa kemarin. Meski agak bingung karena akan ada acara turun tanah Dastan , tapi males mikir harus gimana bisa memulai berbaik baik agar pergi bojonegoro. Kupikir kemarin ketika Ade bilang mau pulang kesurabaya , itu akan membuat suasana mencair. Kami bisa pergi rame rame dan pasti momox mau ikut karena ada Ade yang menemani dia ngobrol. Atau kalau dia tidak ikutpun , ada Ade yang nyetiri kami untuk ke bojonegoro.Masalahnya , biarpun dengan tekad tidak tergantng kami-- aku,Tya dan Alya, berencana naik travel,sebetulnya ribet juga.. Takut jadi bahan pembicaraan saudara Yudha atau jadi rasanan banyak orang.
Dengan adanya tamu ini dia bisa datang ke rumah , memberi uang dan melayani tamu. Tidak masalah kalau besok dia harus ke semarang, tapi setidaknya, hari ini kami sudah gencatan senjata.Masalah yang lain bisa perlahan diperbaiki.
Semoga Tuhan melembutkan dan membuka hatinya. Mengembalikan rasa sayang dan hormatnya pada keluarga ini. Bertahun tahun menahan dalam segala kekurangan dan menyelesaikan banyak masalah sampai berdarah darah, masak iya sekarang membiarkan orang lain yang menikmatinya.

Tuhan ,terima kasih


Sidoarjo 24 januari 2014




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6

Meski bukan mainan tebak tebakan-- karena yang terjadi adalah ketentuanNya. Artinya, Ia terjadi karena sudah diijinkanNya terjadi. Dan karena tidak tahu sebab musababnya itu terjadi , maka kita suka menebak nebak. Ketentuan Tuhan atas hidup kita , kita jadikan bahan tebakan.

Saat jus empat akukhatamkan, pagi itu, hari minggu , ada bu nanik datang kerumah. Sempat kaget juga aku, tiba tiba ia datang tanpa konfirmasi dulu-- karena rumahnya di Bungurasih dan basanya kalau ada yang mau menamu kerumah , mereka telp dulu.takut aku tidak ada dirumah.
" aku kerja dibapak itu sekitar dua bulan ", katanya setelah duduk." berhenti dari bapak ya karena gak be. tah sama perempuan itu. Cilik mbak areke.tapi lek ngongkon ngalah ngalahi juragane. Doyan duwit pisan".

sebenarnya aku tidak suka dengar ceritanya tentang Silvi. Bu Nanik pernah bercerita sebelumnya , jadi rasanya dia cuma ingin mempertegasinya saja. Dan itulah penyakitku, gak tega menghentikannya. Susah sekali untuk bilang " jangan", " tidak " atau " gak usah".Jadi aku membiarkan dia bercerita sendiri.

" waktu baru masuk , bapak bilang kalau aku gak usah mendengarkan cerita orang tentang bapak. Biar saja orang mau bicara apa.Yang penting sampeyan kerja dan aku mbayar sampeyan". " ya saya bilang iya, kan memang benernya gitu. Lha terus bapak ngenalin silvi ke saya itu sebagai istrinya. Sak anakku mbak...bathinku, bajingan arek iki "
" omah rungut iku mbah... koyok omahe dewe.gak adike gak dia... ooo bebas merdeka dek e.Duwit kos kosan iku mbak dek e sin ngepek. wah yo enak... sekolah di bayari, seeda motor di tukokno , duwik dikek i....tapi sak jane yo goblok arek iku. jik enom kok ngerusak awake.Bapak lho wis umur piro.paling lek wis mari karepe bapak iku ditinggal yo mbak. Golek sing enom maneh... hah. kurang ajar arek iku "

" sing gak nguwati, mbak.. arek iku semena mena. Padahal lek isentak bapak dia lho nang mburine bapak ngoong ngene... asu, jancuk... wah bapak iku, gak diregoi. di ret duwike.paling lek nang jobo yo gelem arek iku ambek liyo.Koyok ayam kampus ngono."

" sampeyan ngerti, silvi iku kemprohe masya Allah, bekase mens mbak kleleran. opo maneh kathok daleme lek mari ml,walah nyelempit  nang endi endi.Yo aku iki sing ngumbah mbak.. Tapi Silvi ngomong kalau dia sakjane ledeh mbak.sering diajar bapak.sering mbak tangane gosong gosong kenek tunjek.babahno! cik dirasakno!"

" apa ya yang dipikir bu Nnik ini," pikirku sedih. Cerita nerocos kayak aku sebetulya sudah tahu semua. Dia tidak berpikir betapa aku terkaget kaget dan sangat sock mengikuti ceritanya. Mungkin dia pikir , akku memang sudah ttahu.itu saja.

Pada saat aku khatam jus 11, ada kabar dari Tya kalau Amran dan Rani sedang perang barata yuda. Terakir Amran minta surat rumah rungkut dan Rani tidak ngasih -- masih dilising mungkin.Lalu dia menhajar Rani.Vahkan katanya suda setahun ini merekka suua piah ranjang.Wah!. Kata Tya lagi , Amran mau nyeraikan Rani, tapi dia tidak mau bercerai karena kata Rani, dia cuma cinta dengan Amran.

Aku tidak tahu harus bersikap apa..tapi tergelitikjuga bertanya,apa ini informasi turun karena khatamin quran? lalu supaya apa? nah kan..... jadi malah panjang mikirnya. sementara semua info di tampung saja.biar ketahuan akirnya.... kemana arahnya.


Begitu muncul keinginan untuk menjudge bahwa itu ada kaitannya dengan upaya vertikal yang sedang asyik aku lakukan , aku segera bersimpuh dan mohon ampun, karena aku sudah berjanji padaNya, menyerahkan semuanya seperti mauNya, dan mohn aku bisa memahami kehendakNya.

pejuangan belum selesai!

Sidoarjo, 24 Januari 2014

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

5

Aku memang sedang punya keinginan, tapi tidak ingin berjuang secara fisik lagi. gampangnya, lebih memilih usaha vertikal saja. yang kataku keinginan itu sebenarnya juga sudah kusebut dibanyak doa doaku. Tapi masalahnya memang meminta pada Tuhan tidak harus berhenti setelah hitungan pertama. Ia maha mendengarkan dan maha suka dimintai, jadi ya aku minta aja terus padaNya.

" beri aku banyak uang ya Allah. Agar tidak pernh lagi jadi peminta minta-- meski pada suami atau orang lain.Agar disaat ada orang lain membutuhkan dan pantasnya aku berbuat sesuatu,aku bisa melakkan-- sangat sering saat ada saudara meninggal, saat ibuku ada hajatan, saat ada tetangga kesusahan , saat saudara atau teman butuh bantuan aku betul beul sedang tidak punya uang cukup,dan iteu menyesakkan dada.Dengan uang banyak gusti, aku bisa mengawali proyek peduli yatim dan duafaku, di desa Bungurasih "

" buka hati dan lembutkan hati anak anakku gusti,. buat Ia faham dengan kebenaranMu, jadikan hatinya tawadhu dan menjalankan semua perintahmu. Pandaikan mereka bersyukur dan memahami kehendakMu. Pasangkan mereka denga mereka yng juga mencintaiMu, luaskan rizki mereka dimasa datang, besardan hebatkan mereka dan jadikan ia tempat semua kebaikan itu tersebar dan dilakukan. Angkat derajatnya gusti, jadikan mereka manusia yang bermanfaat didunia ini"-- aku masih sedih setiap kali melihat ade , Tya , dhea atau alya meninggalkan sholat, bahkan sholat fardunya.

"Jika kelak saatnya aku kembali padaMu, jadikan kembali yang khusnul khotimah. Tidak usah sakit yang akan merepotkan orang lain dan panjangkan namaku agar selalu dikenang karena berbuat baik"

" Lembutkan dan buka hati Amran. Buat dia menyayangiku , hilangkan rasa benci dan sikap permushannnya. jauhkan orang orang yang memberi pengaruh tidak baik, dengan cara yang baik. Beri akhir hubungan kami sebagai hubungan yang baik. Hapus rasa marah dan masgul dari kami semua."

Seperti magig , doa doa itu kulangitkan denga syarat yang kutentukan sendiri. Berharap bisa mendapatkan kabulan secepat mungkin.

Tuhanku itubukan cuma maha pengasih dan pemberi. Ia juga maha diktator. Ia memberi pada siapa yang dikehendakiNya dan mencabut pemberian itu pada yang dikehendakiNya.Ia memberi kekuasaan pada yang Dia maui dan mencabut kekuasaan pada yang Dia kehendaki. Jadi sebetulnya syarat itu kujalani atau tidak , jika Tuhan ingin menjalakan kehendakNya ya pasti terjadi.BagiNya itu perkara yang sangat mudah. Tetapi , jika aku sengaja meminta padaNya, itu karena aku tahu , semua akan penuh berkah kelangsungannya.

Sidoarjo24 januari 2014



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

4

Yang kubayangkan tentang diriku saat ini , seolah melihat tarikan tarikan garis pada ssebuah grafik. Dan aku berada di titik bawah setelah titik atas. Itu sebabnya sejarah seolah berulang. Saat Rani datang mengoyak ngoyak keidupan kelarga kami , dengan berbagai cara aku mencoba "membuat " suasana rumah tidak porak poranda.Rinciannya, anak anak tetap riang dan sekolah dengan baik , makan minu teratasi dan hubungan dengan Amran bisa baik baik saja..kami sudah bisa pergi bersama , selalu menyempatkan ngobrol dengan ankl anak , seolah  sama sama sudah memaafkan dan tidak lagi mengingat masa sulit yang lalu-- meski nyatanya tidak begitu, karena sebenarnya darahku selalu bergelegak kembali saat dia mengulang caci makinya , lontaran kalimat hinaan dan sikap sikap kasar yang merendahkan pribadiku.
Lalu sekarang ketika kabar santer tentang pengkhinatan seri ke dua berlangsung , berkobar dan membakar semua helai kesabaran dan penerimaan yang sebenarnya  selama ini  tak gugur dan malah sebenarnya, setiapkali peristiwa sedih terjadi, ia bak  helai helai baru  , aku terhenyak dan  seperti dulu, merasa tidak bisa melakukan apa apa kecuali diam -- ternyata helai helai kesedihan itu cuma menua dan akhirnya mengering, hingga lebih mudah hancur dan berserak.

Aku berada di titk bawah lagi.Kalau tidak , tidak mungkin Tuhanku memberi soal yang sama untuk diselesaikan , jika tidak menganggap bahwa kwalitas pribadiku sebagai hamba memang baru pantas untuk soal soal itu.Aku, ternyata belum lulus dan bisa menyelesaika soal itu dengan baik. Hngga harus menglanginya lagi.

Semua anakku sepakat menyuruhku diam saja. " gak usah dipikir, ma, be happy " kata Dhea. Lalu kata mereka lagi, " biarin aja papa begitu. pura pura aja tidak tahu. Biar dia hadapin sendiri. kalau mama menyoal , papa malah nekat kayak peristiwa Rani dulu".

Kayak peistiwa Rani dulu ?

jadi ingat ketika aku menelpon Rani dan menanyakan rumor tt mereka yg sudah tidur bersama-- secara gamblang Ramli, teman Amran bilang , kalau kunjungan saat kunjungan ke yogya itu, Rani dan amran ambil kamar yg sama.Perempuan itu marah dan menangis seharian -- itu kata Amran. Siang itu mereka masih di dalam kantor, jadi Amran kewalahan menenangkan di ruang publik itu.Sialan!.
Seolah kepalang basah , Rani  sesumbar" jangan panggil aku kalau bukan namaku Rani!".lalu , mereka makin sering bersama , mereka makin sering tidak pulang , mereka makin tdak peduli protesku, lalu Rani hamil dan semua makin berantakan.

jadi sekarang lebih baik diam ?supaya tidak terjadi hal yang sama-- karena kalau digubris tentu mereka akan melawan.kepalang malu, kepalang basah , kepalang mundur.

Ah , sudahlah. Setiap masalah memang mempunyai banyak alternatif untuk memecahkannya.Bisa jadi akan berakhir sama atau bisa juga berakhir lain. Lihat, bahkan pada pengulangan soalpun, aku tidak punya jawaban yang jitu.Padahal sudah mengjudge bahwa stereotipe kedua perempuan itu sama.Ia suka kerja , yatim , manis untuk dipandang, ambisius dan tidak punya hati. Dua perempuan itu juga rela jadi pion untuk melaksanakan rencana keji amran (misalnya menagih, memecat , mensomasi -- it semua yang ingin selalu dilakukan amran ttetapi tidak akan dia lakukan karena akan membuat namanya jelek. dengan pinjam tangan mereka , dimata para pegawai dan relasi merekalah yang jahat )

jadi aku kali ini memilih diam.

sebab sejak peristiwa Ranipun , sebenernya Amran bukan lagi laki laki idaman hatiku. Hubungan baik selama ini juga tidak menyiratkan apa apa kecuali bahwa dia papa anak anak. Ia ku hormati , tiidak pernah kucaci , tidak pernah ku hina tetapi juga tidak pernah kupuja. Ia membuat kami selalu aman dalam soal sandang , pangan dan papan. Ia membuat semua anak anakku -- kecuali Alya , bisa bermobil dan menggunakan pakaian bagus. Ia bekerja dan membiayai sekolah mereka.Semua upayanya untuk menjadi ayah yang bertanggung jawab terhadap keluarga patutlah dihargai -- diluar sana banyak yang lalai, bahkan walau mereka tidak punya masalah seperti kami. Bagiku itu sudah cukup. Anak anak terperhaikan kebutuhannya dan dapat menjalani hidup dengan cukup nyaman.

Lalu , peristiwa yang terulang itu , memang tetap menyakitkan. Kenapa ? karena kami terikat oleh nasip yang menyedihkan. Ia nasip bagiku. Yang kuharap selalu bisa ku ubah dengan doa doaku.

Ada pak dan bu Untung basuki , yang sekarang jadi besan , Ada Yudha dan Dastan.Setidaknya , juga karena Tuhan tidak suka kita menjatuhkan kehormatan yang sudah diberikanNya. Ia memberi tugas utuk menjadi pemimpin di muka  bumi dengan kekuatan penuh untuk bisa dipakai menyelesaikan persoalan apapun.

Aku memilih diam dan melakukannya dengan hati..

Tidak lagi menggunakan usaha horisontal , aku kali ini memilih yang vertikal saja. Aku jadi faham , terulangnya peristiwa ini karena Tuhan mau mengajariku bagaimana mengatasi masalah dengan referensi masalah yang lalu.

yang memberi suami dholim kayak gitu juga Tuhan , yang membuat hatinya kadang baik kadang jahat begitu juga Tuhan.yang memberi anak anak dengan segala permasalahnnya itu juga Tuhan , yang mengijinkan peristiwa ini terulang lagi juga Tuhan.Yang membolak balikkan hatiku juga Tuhan , yang membuatku tidak berpaling dan tetap berdiri disini juga Tuhan. Jadi aku mengarahkan langkah lagi padaNya. Ialah satu satunya Tuhan yang aku sembah dan menyandarkam semua harapan hati..

Ia maha mengubah. Apa sih yang tidak bisa diubahnya?. Ia maha memperbaiki , apa sih yang tidak bisa diperbaikinya?Semoga karena maha pengasihNya , ia juga memeintahkan seluruh isi alam raya ini untuk mengasihiku, .melebih banyakkan kesabaran , tetap sehat ,  dan penuh berkah-- sebetulnya aku juga takut sakit dan menyusahkan orang. ah, Tuhan pasti lebih tahu itu.

" semakin tua semakin rumit, ya sudah dijalanin aja ", kata ade di line," aku gak ngerti mau ngomong apa, Saat semuanya terjadi aku malah gak di tengah tengah kalian.tapiyakin aja semua gak akan lepasdari campur tangan Tuhan.Doain terus  ma, aku terus berjuang biar aku bisa buat semua lebih bahagia".

jadi sejak tanggal 27 desember2013,
aku khatamkan satu juz dalam satu hari
sholat sunah dibanyakin
dzikir dipajanginn
bersedekah di rutinin
ini upaya vertikall
di tengah rasa putus asa-- hampir!
tidak salah datang pada saat ssah bukan?
meski lebih baik kalau lebih sering saat suka

Sidoarjo,
14 januari, maulid







  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS