6
" Orang kuat itu . bukan orang yang bisa membalas tetapi orang yang berkuasa untukmembalas tetapi ia memilih untuk memafkan". Ku smskan kata kata manis ini untuk anak anakku.
Dipenghujung malam, akuberdiri tegak diatas sajadahku. Gusti , kataku pedih. Kuniatkan sholat ini sebagai sholat tahajut, juga sebagai sholat istikharohku. Kuniatkan ia juga sebagai sholat taubat dan sholat hajatku. Aku cinta padaMu. Aku cinta padaMu.
Setelah hatiku tenang , baru kuangkat tanganku untuk takbir.Tak ada hal lain yang lebih penting dari pada menyerahkan diri padaNya.Menyerahkan seluruh persoalan , meminta agar diberi kepandaian membaca keputusanNya dan ikhlas menerima apa yang telah Dia putuskan.Membiarkan Allah yang maha pengatur itu , mengatur kita sehendakNya. Ia maha Pengasih , Ia tidak pernah mengingkari janjiaNya. Ia akan selalu memberi apa yang telah hilang, Ia memberi lebih dari yang kita minta,Ia memberi dengan sesuatu yang baru dan penuh berkah.Aku yakin itu.Hakkul yakin!
Setelah subuh , aku mengirim sms ke Rani." mbak, kita gencatan senjata ya.Kamu bekerja saja baik baik dan abel tak openane . Kamu boleh kerumahku kapanpun kamu mau. Melihat atau mengajak Abel kemana kamu suka. tq ya... ". Rani membalas smsku . Ia berterima kasih. Aku merasa plong........... gatiku terasa terbuka sangat lebar...... damai sekali.Kemarahan yang tersimpan dan mengarat , pagi ini terasa terkeruk dengan sangat bersih.
Jadi ingat bapakku almarhum.laki laki sederhana itu pernah bilang, bahwa dalam kehidupan ini yang paling sulit adalah memaafkan orang yang mendlolimi kita , memberi kepada orang yang pelit kepada kita dan berbuat baik kepada mereka yang berlaku jahat kepada kita.
Ternyata , ketika aku menjalani salah satu ajaran itu,ada rasa lega yang luar biasa di hati.Kepala rasanya terbuka lecar. Badan rasanya ringan dan enak sekali.Tidak lagi merasai kegetiran dalam hati karena tidak usah lagi merasa marah dan jengkel.Musuhan itu ternyata capek sekali. capek hati tentunya. Setiap mendengar nama dia disebut , rasa jengkel itu muncul . Bahkan ketika bukan dia orang yang dimaksud .Begitu pedihnya hatiku sampai sampai aku bilang kepada anak2ku untuk tidak menamai anak anak mereka dengan nama Rani , Yeni , Ning dan Mery. Aku wanti wanti..... sebab aku akan membancinya.Wah!
Sepanjang hari itu kurasakan hatiku riang dan hidupku ringan. Kukabarkan kemana mana bahwa kami telah gencatan senjata. Sudah berdamai. Artinya , aku sudah siap untuk hidup dengan segala konskwensinya atas perdamaian ini. Tuhan tetap bimbing aku.Sebab episode berikutnya pasti tambah rumit dan makan hati. Engkau pelindungku gusti... dan cuma engkau. Kutitipkan suami dan anak anakku padaMu. Kutitipkan hidup kami padaMu. Maafkan kami ya ghoffar... beri maaf kami. Teruslah bimbing kami.
20.28 |





