RSS

12

 Sekarang, setelah ia dan suaminya berhasil menangkap basah ibunya yang lagi bermesraan, mengelernya didepan tetangga dan sahabat juga didepan keua rt, rw dan keamanan bahkan berhasil membuat ibu dan pacarnya menandatangani perjanjian tidak akan berbuat asusila di wisma bungurasih, apa kemudian masalahnya selesai?.
Tidak ada jaminan ibunya akan memutuskan hubungannya dengan lelaki itu.Tidak ada jaminan bahwa laki laki itu tidak akan lagi menghubungi ibunya.Tidak ada jaminan bahwa mereka akan menyudahi affairnya.Yang pasti , hubungan dia dengan ibunya pasti lebih kusut, suaminya akan lebih tidak menghargainya -- karena dia anak pezina, mertuanya akan memandangnya sebelah mata karena brasal dari keluarga tidak bermoral dan ia jadi bahan gunjingan para tetangga.

" mama memang sudah keterlaluan, pak", katanya ketika ditanya kenapa dia memilih menyelesaikan masalah ini dengan cara bikin huru hara. Bagaimana tidak, ketika sore itu ia memergoki ibu dan pacarnya mandi-- di kamar mandi yang berbeda , ia berasumsi bahwa mandi itu mandi jinabat -- mandi setelah melakukan ml.Ia berteriak teriak hingga saminya yang ketika itu bersamanya tertulari semangatnya dengan minta tolong tetangga yang  sedang duduk didepan rumahnya untuk memanggil pak rw , rt dan keamanan kampung.

Ternyata ,itu clbk.Laki laki itu pacarnya ketika SMA dulu.Pensiunan PT.Pelindo, menikah dan punya 3 orang anak yang sudah remaja. Maalam itu istri dan ketiga anaknya dihadirkan untuk menyaksikan huru hara yang ditimbulkan suaminya.
" iya, bapak bapak , saya minta maaf karena suami saya membuat masalah dikampung bapak. Soal saya dan bapaknya ,biar kami selesakan di rumah saja", kata ibu itu meminta ijin pada pak rw .Mereka pulang sendiri sendiri.si bapak pulang naik sepeda motor dan keluarganya naik taksi.

Berhari hari itu jadi isue yang dibicarakan dimana mana.Bukan cuma ibu ibunya yang heboh membicarakannya , ternyata bapak bapak juga rame membahasnya.

Dan bu Agus itu,perempuan yang bikin  heboh itu, kemarin datang dipertemuan RT kami. Semua yang hadir terhenyak.
" kayak gak punya perasaan , ya"

aku tidak berkomentar apa apa.Sekarang malah faham, betapa sebetulnya sesama teman harus saling jaga dan menutup Aib. Kita ini cuma berkewajiban untuk mengingatkan.itupun dengan cara terbaik.Bahkan kalau tidak bisa dengan cara yang baik , dianurkan untuk diam, meski itu adalah selemah lemahnya tindakan.
Merry itu anak. Yang sejak bayi disuapinya , dimandikannya , dipakaikan pakaian, diantar kesekolah dan ditemani saat melalui kesulitan.
Semua ibu akan pasang badan saat anaknya membuat kesalahan. Membela ketika dihujat orang. Tampil paling depan saat dibutuhkan.
Ketika terbalik, ibu yang buat kesalahan, seorang anak belum tentu siap pasang badan , menutup aib apalagi mengobanka harta untuk mengatasi masalah.Apalagi jika yang dia punyai cuma sedikit.

Benarlah, kasih ibu sepanjang jalan dan kasih anak sepenggalah.

Padahal Merry sekarang juga  jadi ibu.Dan tidak ada jaminan ia tidak melakukan kesalahan.Harinya masih panjang.....Semoga ia belajar banyak dari itu semua.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS