RSS

16

Aku dan dia,bedanya banyakkkkkkkk tapi sebenarnya gak jadi.masalah sih, terutama kalau aku bersedia " diam ".membiarkan dia.mengungkap.semua unek uneknya yang biasanya juga nyangkut kemana mana.

Rumah kami di gang dua sedamg di renovasi.peruntukannyapun juga beda.kalau kemarin krmarin dipakai sebagai rumah tinggal.kedepannya akan diperuntukkam rumah kos.

Awalnya aku cuma menyampaikan keluhan tetamgga kanan kiri karena pas ngecor krmarin luluhnya mengenai mobil tetamgga sebelah kanan rumah kami dan rumah sebelah kiri juga kayaknya sering kebagian kotoran (yg mrmamg tidak disengaja di lempar kesana.)

"Itu lho aku yg bisen lihat kamu.kamu iti kebaikan jd orang...kalau trtangga komplim karena debu atau sedikit kotoran ya iti artinya mm dia tidak.menganggapmu sesuatu...

"Namanya tetanggaan kak mox,ya gak.salah. lah kalau kita bersihkan kotoran yg ngenai rumah mereka.

" lha kamu....waktu kanan kiri kita mbangun rumahnya...kamu.malah mbersihkan sendiri.kenapa.gak.komplim aja sama mereka.

"Ya kalau aku sih ngamggapnya...alah kan cuma debu atau sedikir kotoran.apa.susahnya.nyapu sedikit "

"Itu karena kamu mengamggap.mereunekodara baik.tetangga baik....jadi merasa gak.usah komplin soal.soal kaecil kayak gituan.waktu kamu tau mereka mau ngecor,kamu suruh anak anak njauhin mobil...klaau kabel listerik waktu mbangun rumah mereka ngelolor. Kamu tarik sendiri biar nggak bahayakan anakmu..."

" iya sih"

"Itu kan bukan karena kamu gak komplin.hatimu kan juga komplin.tapi kami gak jadikan itu masalah__ yah ,apa.sih kan. Cuma begitu."

"Iya sih..."

"Itu artinya kamu mengaggap.dia penting kamu jaga hatinya dan dia tidak merasa penting menjaga hatimu."

"Iya ya...?!"

"Jadi gak.usah lagi njaga hati orang.jagain hati kamu sendiri.kan sudah terbukti mereka gak anggap kamu penting.kamu bantu semua orang untuk ngatur acaranya jadi mc disemua orang ngawinkan anaknya.aktif di rw di kelurahan....giliran kita mau masukkan semen aja semua komplin.naruh pasir didepan rumah komplin.....ah lerenonolah..jd orang biasa biasa sajalah kalu juga akhirnya diperlakukan sama demgam yang gak pernah ikut sibuk ngurusi kampung ini."

Kali ini saya cuma diam.mendengarkan dia bicara panjang lebar.

"Kamu punya waktu..ngapain repot dengan urusan desa dan kampung.duduk aja dirumah.mikirin bagaimana cari tambahan uang.biar kamu bisa bersenang senang sedikit.gak jagakno aku..."

"Masalah komplin kalau kamu turuti.akan panjang.kan rumah itu akan jd kos kosan.ntar ada musik ramai .orang lalu lalang.keluar masuk.komplin lagi....panjang itu nanti.jadi biarin sajalah mereka komplin.gak.usah di tanggapi.nanti kan akhirnya juga selesai mbangun rumah itu dan debunya juga gak lagi kemana mana.biarin aja."

Aku tetap diam.sampai.akhirnya dia pamit pulang.

"Bener juga tuh mah" komentar alya

Sidoarjo,7 april 2015






  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS