RSS

U TO P I S

1

" sebagaimana Allah mengatur kita sebelum kita lahir, Ia juga mengatur kita sesudah kita lahir. Dialah yang sangat faham mana yang layak untuk kita dan mana yang tidak layak untuk kita. ia maha adil dan maha mengetahui "

Mudah ditebak. Begitu gencatan senjata , Rani jadi sangat sering ke Surabaya. Hampir setiap ,imggu. Bahkan sesekali bisa seminggu dua kali . Alasan utamanya tentu untuk bertemu dengan anaknya, Abel.
Sementara ini aku betul betul menjadi inang pengasuh kedua anak balita itu. Kemana mana kalau kami pergi ( aku , alya ,abel, rani dan Bram ) , pembagian tugasnya tidak pernah berubah. Bram akan ngobrol dengan Rani sepanjang pertemuan itu akumengasuh dua balita itu . Sorenya kami akan antar Rani ke juanda untuk pulang ke semarang lagi.

Ini pertemuan yang sangat banyak memakan energi positifku. Rasanya aku tetap harus menjaga hati semua orang. Hati Abel , hati Alya , hati Bram dan hati Rani. Tujuannya agar pertemuan ini tetap enak untuk dijalani. Agar tidak ada perselisihan atau suasananya rusak dan Semua berakhir happy.

Harus menjaga hati mereka?!. Siapa yang mengharuskan?. gak ada! . Ini cuma komitmen aku dan hatiku sendiri. Bahwa menurutku ini adalah konskwensi dari " gencatan senjata" yang aku prakarsai sendiri. Menurutku , memang Abel tidak boleh kehilangan moment pertemuan dengan mamanya yang tidak setiap hari ada. Ia harus belajar merasakan kehadiran mamanya. Perempuan yang melahirkannya.

SEmua orang bilang aku bodoh!. Hari gini cuma berbekal " niat baik" jelas tidak cukup. Anak anakkupun tidak setuju dengan sikapku itu.
" ma , ma.... mbleset bleset ma.... mama gak faham faham yo. Mama itu berhadapan dengan siapa?!
" sak no Abel , dik "
" sak no Abel , sakno Rani , sakno papa , sakno alya.... terus sing ngesakno mama sopo?"
" gusti Allah , yo .."
" jogo atine papa , jogo atine Abel , jogo atine Rani .Lha sing jogo atine mama sopo..?!"
" gusti Allah , yo "
" gusti Allah , gusti Allah.... lha pikire mama gaweane gusti Allah mek jogo atine mama ta...!!!"
' koen iku rek rek !!!"
" gak usum , ma.gak usum !!"
"lha menurutmu , dik "
" mama terlalu polos. Rodok bodo.maaf lho ma.... tapi memang mama rodok bodo!. masih yakin ta , kalau papa gak sengaja menghamili Rani?. Masih yakin ta , kalau Rani gak duwe strategi nguasai papa?. Mama yakin ta , kalau mereka tidak berkonspirasi... walah , mama ngerti ta karepku?"
" koen iku , dik , dik ?"
" yo , wis.... mama itu orang yang mudah ditebak. Istilahe , untuk agar mama bilang " ya " orang gak perlu usaha banyak. Dasare gak isoan. Percoyoan.Yo wis lah ma , kita lihat nanti aja..... "
" biar waktu yang bicara!"
" Iyo . ma.mama wis bener kok. Gondelane gusti Allah. "
" gitu , ya ?"
" yo wis lho.orang baik itu pasti ketemu dengan orang baik "
" gitu , ya"

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS