RSS

Tidak selalu dengan diam kemudian semua jadi beres. Kadang diam malah bikin sengsara. Sekali waktu Bram bisa meledak , marah marah tidak karuan, Bicaranya meracaui dengan piliohan kata kata yang sangat menyakitkan dan buruk. Masalahnya ,kalau sudahj begitu yang terbaik malah diamdan tidak meledeninya . BIsabisa kita dikiramenantang dia dan itu bisa membuatnya lebih marah. Di situasi seperti itu , sebaiknya kita memang diam tetapi rautmuka tidak berkesan memboyakkan apalagi sinis. jadi air muka harus tetap landai dan terkesan mendengarkan juga sedikit takut!.( ini perlu latihan panjang...... dan serius. sebab terkadang kami gagal beraktying seperti itu karena marahnya kepanjangan dan hati sudah terasapenuh dan sebal.Kalau kami bisabertahan , biasanya Bram akan pergi meninggalkan kami. Kamipun tidak boleh buru buru senang..... harus menunggu sampai dia benarbenar pergi!)

Karena tidak pernah dibantahi , bram juga tidak pernah tahu apa yang sedang ada di pikiran istri dan anak anaknya. Menurutnya , yang dia pikirkan itulah yang benar benar terjadi. Itu bisamemicu marahnya terulang lagi.Dengan topik yang sama dan sangat menyebalkan!.Biasanya kalau sudah begini ,kami intens sms. Menjelaskan permasalahan yang sebenarnya. Puluhan kali terkirim tidak akan pernah di balas.Tetapi setidaknya , ia baca dan nanti kalau lagi enak hati dia baca dan pikirkan.

Rani sangat intens menghubungi , bicara dan menelpon Bram. Tentu itu dibandingkan kami yang kalau sudah tahu Bram sedang marah , malah tidak berani mendekat. Rani , sipemberanbi itu memang haruys diacungi jempol. Semakin Bram marah , semakin dia rajin mendekat. Aku mahfum kalau Rani jadi lebih dekat dibandingkan aku. Pendapat pendapatnya jadi sering lebih di dengar dan usul usul nya lebih banyak di kabulkan. Ini membuat kami kadang tambah jauh.....!

Kedekatan yang yang semua orang bisa memastikan akan berujung kemana. Bram mulai memancing rasa pekewuhku. Ia memanfaatkan rasa risihku melihat mereka berdua ke jakarta , ke solo dengan abel dan alya , keyogya , kebali atau tempat tempat yang menyebabkan mereka " harus berdua". Rasatidak enak dan perih bercampurjadi satu. Belum lagi kalau harus berakting " tenang " karena harus menenangkan hati anak anak yang protes terus!.
" gimana ya dik , klau kita nikahkan saja papa itu dengan Rani "
" gendeng , mama iki!"
"lha runtang runtung kayak gitu , malah jadi fitnah dong..."
" Iya , nggilani!"
"kamu juga sudah mulai pacaran.... gimana caranya menyembunyikan story ini , mbak"
" kan gak harus cerita to , mah
"nantinya mereka juga harus tahu , kan "
" iya.... kalau jadi kan ma. kalau masih pacaran dan belum jelas kemana.... ya gakusah cerita"
"emang lebih enak lihat papa seperti itu , dik "
"malu sih.Tapi karena gak bisamelarang ya terus bagaimana. Mama juga... baik baik sama Rani. Kita kan jadi susah juga bersikap "
" dulunya sih demi Abel.... agar dia jugabisa tumbuh dan berkembang dengan baik "
"toh nantinya abeljuga akan tahu , ma. Biarpun sekarang dia baik baik saja dirumah kita ,nantinya dia juga akan muncul muncul pertanyaan pertanyaan, misalnya ,kenapa dia tinggal disini dan mamanya disana. ...."
" ya ,maksudku , biar kalau saatnya dia bertanya tanya itu , dia tidak terlalu kaget gitu!"
" terus... "

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS