RSS

(2)

Maka teruslah bermain, atau berlarian kesana kemari sesukamu.Semua sudah terjadi. Maka permainan itu tinnggal menunggu usai. Aan berakhir bagaiman semua ini, tererah pdamu.Tidak! bahkan kaupun tidak bisa menginginkan seoerti apa permainan ini akan di sudahi.

Kamu boleh tidak peduli bagaimana pecah tangis kami, atau luka yang ters mengeluarkan nanah ini. Kamu juga sudah bertekat, seperti apapun protes kami, yang penting adalah kmu dan silvimu. Bahkan katamu, Ranipun akan kamu ceraikan-- padahal dia yang menopang semua usahamu selama ini--, apalagi aku. Begitu sumbarmu siang itu.
Kamu bahkan tidak peduli bagamana dunia kami bereaksi dengan kekacauan ini.Jadi baiklah, jalani saja permainanmu.

Karena kamu,
orang yang sangat banyak perhitungan dalam mengambil keputusan bisnis dan tida pernah sukses menangani percintanmu,
orang yang selalu melarang orang main hati, padahal kamu paling suka main hati,
orang yang  yang mudah marah jika semua tidak dalam kontrolmu,
orang yang mudah kecewa dan meintih
orang yang selalu mensalah fahami orang lain, selalu curiga dan rinci,
orang pendendam, selalu merasa benar dan tidak pernah mau kalah

Tentu aku bagimu adalah sampah
dan akan selalu terlihat seperti sampah di matamu,
Tapi tentu saja kamu salah,
karena aku tidak akan pernah menghina ibuku yang melahirkanku, dengan menjadi sampah
ah,
derita di dunia ini tida akan lama,
paling seumur yang aku  punya,
aku belajar dari ini semua,
bahwa Tuhanku, hendak meluaskan hatiku lebih lebar
agar ak idak songong berjalan di buminya.
tq


Sda,tengah malam,6 nov 2013

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS