5
Aku memang sedang punya keinginan, tapi tidak ingin berjuang secara fisik lagi. gampangnya, lebih memilih usaha vertikal saja. yang kataku keinginan itu sebenarnya juga sudah kusebut dibanyak doa doaku. Tapi masalahnya memang meminta pada Tuhan tidak harus berhenti setelah hitungan pertama. Ia maha mendengarkan dan maha suka dimintai, jadi ya aku minta aja terus padaNya.
" beri aku banyak uang ya Allah. Agar tidak pernh lagi jadi peminta minta-- meski pada suami atau orang lain.Agar disaat ada orang lain membutuhkan dan pantasnya aku berbuat sesuatu,aku bisa melakkan-- sangat sering saat ada saudara meninggal, saat ibuku ada hajatan, saat ada tetangga kesusahan , saat saudara atau teman butuh bantuan aku betul beul sedang tidak punya uang cukup,dan iteu menyesakkan dada.Dengan uang banyak gusti, aku bisa mengawali proyek peduli yatim dan duafaku, di desa Bungurasih "
" buka hati dan lembutkan hati anak anakku gusti,. buat Ia faham dengan kebenaranMu, jadikan hatinya tawadhu dan menjalankan semua perintahmu. Pandaikan mereka bersyukur dan memahami kehendakMu. Pasangkan mereka denga mereka yng juga mencintaiMu, luaskan rizki mereka dimasa datang, besardan hebatkan mereka dan jadikan ia tempat semua kebaikan itu tersebar dan dilakukan. Angkat derajatnya gusti, jadikan mereka manusia yang bermanfaat didunia ini"-- aku masih sedih setiap kali melihat ade , Tya , dhea atau alya meninggalkan sholat, bahkan sholat fardunya.
"Jika kelak saatnya aku kembali padaMu, jadikan kembali yang khusnul khotimah. Tidak usah sakit yang akan merepotkan orang lain dan panjangkan namaku agar selalu dikenang karena berbuat baik"
" Lembutkan dan buka hati Amran. Buat dia menyayangiku , hilangkan rasa benci dan sikap permushannnya. jauhkan orang orang yang memberi pengaruh tidak baik, dengan cara yang baik. Beri akhir hubungan kami sebagai hubungan yang baik. Hapus rasa marah dan masgul dari kami semua."
Seperti magig , doa doa itu kulangitkan denga syarat yang kutentukan sendiri. Berharap bisa mendapatkan kabulan secepat mungkin.
Tuhanku itubukan cuma maha pengasih dan pemberi. Ia juga maha diktator. Ia memberi pada siapa yang dikehendakiNya dan mencabut pemberian itu pada yang dikehendakiNya.Ia memberi kekuasaan pada yang Dia maui dan mencabut kekuasaan pada yang Dia kehendaki. Jadi sebetulnya syarat itu kujalani atau tidak , jika Tuhan ingin menjalakan kehendakNya ya pasti terjadi.BagiNya itu perkara yang sangat mudah. Tetapi , jika aku sengaja meminta padaNya, itu karena aku tahu , semua akan penuh berkah kelangsungannya.
Sidoarjo24 januari 2014
19.43 |





