RSS

TEMANKU

(1)

Dulu, suami suami kami -- Amran, Yoyok dan Ramli-, akrap. Sheni, istri yoyok bisa dengan santai pergi keJakarta dan menitipkan dua anaknya, Andre dan Dita ke rumahku.Kebetulan mereka sepantaran dengan Ade dan Tya.Jika perlu sesuatu, Istri Ramli juga bisa datang kerumahu untuk minta tolong.Kami akrap.Lahir bathin.Saling jadi tempat curhat.

lalu semua berubah.

Ramli yang lama menghilang, tiba tiba muncul dngan istri baru. Gila,  ternyata yang mengurus surat surat sampai dia bisa menikah lagi itu Memed, adik amran.Yang menyaru jadi keluarga Ramli agar pantas dilihat kluarga calon istrinya, Memed dan Dedek. Gila! bener bener gila! . " lha kupul kebo kan malah bahaya", kata memed. " lagian Ramli juga gak bisa disalahkan lho mbak. Dia menghilang itu ada alasannya".

Alasan yang jadi pembenaran sikapnya.

" dia gagal ", kata memed mengawali ceritanya tentang Ramli. Waktu Ramli kerja di Jakarta, Amran da yoyok memutuskan kembali kesurabaya Jadi dia sendirian disana. Dia tidak menghasilkan uang banyak dari kerja tele marketing hotelnya.Dia bahkan tidak bisa makan. Sampai sampai dia tidur diemper toko dan menarik becak, untuk memenuhi kebutuhan perutnya.Jadi jangankan untuk dikirim ke kekuarganya di surabaya, untuk makan sendiripun dia tidak bisa.

" apa dia tidak mengabari anak istrinya?' tanyaku heran. Dia kan kerja di tele marketing. Setiap hari pegang telepon. Masak tidak bisa mengabari istri dan anaknya dimana dia berada?.Karena kabar dari istrinya, Ramli minggat!. Tida bisa dihubungi.!

Memed tidak menjawabku. ia ber cerita lebih banyak lagi. Bertahun tahun kemudian, dia pulang. Ramli pengen kembali kekeluarganya, tetapi keadaan sudah berubah. Istrinya sudah nikah siri dengan laki laki-- bos tempat dia bekerja--yang bersedia membantunya merawat anak anaknya.Membantunya menjalani hidup dan mencukupi kebutuhan mereka." Ramli bawa uang banyak.sekitar sepuluh juta". Dia bekerja ditravel , milik Vivi, teman perempuan yang selama ini hidup bersamanya. Yang mengangkatnya dari jalanan-- istilah memed--..

" kenapa slama ini dia tidak berkabar", Med

" dia malu ". kata memed akhirnya menanggapi pertanyaanku ." istrinya saja yang tidak sabar"." Ramli kan juga sedang berjuang untuk mereka.
" oooo ", cuma itu yang keluar dari mulutku.Geram sekali hatiku mendengar pembelaan teman Ramli yang satu ini. Bertahun tahun tidak berkabar, tidak bisa dihubungi, tidak mengirim nafkah, tdak peduli dengan apa yang terjadi, lalu tiba tiba..... tentreng..... datang dengan uang sepuluh juta dan bilang kalau ia kembali dan akan membahagiakan keluarganya!. Paling tidak dia masih punya otak untuk kembali dan tidak datang dengan tangan kosong.

" istrinya mau kembali kepada Ramli, Med "
" enggak!"
" Kenapa katanya"
" Dia tidak bisa meninggalkan laki laki itu. Mesipun nyatanya di cuma istri sirinya. Istri simpanann yang jika istri pertamanya tahu, ia akan diminta pergi. Tapi jelas laki laki itu sudah mnyelamatkan keluarganya.Hdiupnya dan hidup anak anaknya"
" jadi Ramli gak berdaya untuk memaksa, lalu kembali kejakarta, lalu menikah dengan Vivi, perempuan yang katanya meyelamatkan dia, mengangkat dia dari terlunta lunta di jalanan, yang membuat dia punya kesempatan untuk mengumpulkan uang", gitu ya Med, tebakku
" iya"
" ok , kok tidak bercerai saja?!"
' Ramlinya yang tidak mau "
"alasannya apa?.masih cinta?"
" iya.!.Dia memang masih cita sama istrinya. itu juga yang membuat dia tidak tega menceritakan bahwa dia di jakarta juga tidak makan. Lebih memilih diam dan menghilang. Dia bertekat kalau sudah punya uang akan pulangMenyenangkan keluarganya.Tapi yah.... istrinya sudah berubah. Semua persyaratan untuk menikah aku yang mengurus. kan tidak mungkin mengurus surat surat itu di tempat KK nya, mbak.Ramli menikahi Vivi dengan status masih bujang. Itu yang paling mungkin, karena kalau pakai surat pernyataan bahwa dia duda, harus ada surat cerai, dan itu malah ribet!"

sesuatu yang di awali dengan benar saja , kadang berakhir tidak baik. Apalagi sesuatu yang di awali dengan kepalsuan.








  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS