RSS

SAREH

Sms pagiku " jangan karena semua sudah diatur oleh Tuhan , kita menjalani hidup ini apa adanya. Kita tetap harus punya peta hidup. Kita harus lari dari takdir satu ke takdir lainnya. Sesungguhnya takdir itu bisa kita ubah dengan upaya doa ". Kukirim kepada lima belas sahabat dan anak anakku.

Pagi ini aku sms Rani." pak Amran kemarin pergi dengan membawa semua barangnya. Ke rumahmu kah?"
" enggak mbak. Kemarin juga sudah cerita banyak. Hari ini aku ada di Surabaya. tq ya", balasnya.
" ada acara jalan ajalan sama abel?"
"lihat nanti aja, mbak"
Wow ternyata si Nonm sudah ada disurabaya. bagaimanapun aku memang harus tahu dimana keberadaan " beliau " saat ini. TErnyata baik baik saja. Dia ada di kantor bersama Rani. Ahamdulillah.Aku memang ingin tahu kenapa " beliau " pergi dari rumah. Pasti ada yang sangat dia tidak bisa tolelir lagi. SAmpai tidak tahanm lagi serumah dengan aku. Kalau cuma nggondok biasa pasti gak akan nekat keluar dari rumah ( eh , barangkali memang sudah sering sangat gak betah tapi tidak pergi karena tidak tahu harus kemana?. Sekarang kan istrinya dua , jadi bisa pergi ke yang satunya kalau lagi nggondok dengan satunya.haha ).
Dirumahku , sebetulnya yang boleh nggondok cuma Abel. Bungsuku yang baru lima tahun itu kalau lagi ngeyel minta sesuatu dan aku juga ngeyel tidak memberi maunya itu , biasanya lari kekamar dan menimbuni badannya dengan bantal sambil nangis. Bahkan sering dia tertidur dengan posisi seperti itu. nanti kalau dia bangun , biasanya tetap menangis dan nggondok. Tidurnya itu tadi tidak menghapus sedikitpun sakit hatinya. ( padahal kan kalau kita tidur , semua sudah reda ya...).Kalau laki laki seusia pak Amran nggoindok kan nggak lucu. Umur 48 tahun , sukses karir, bAnyak duit , banyak harta. Mau apa saja bisa dan kelakon. Anak sudah lima , istrinya saja sudah dua. Nggilani!

Ketika Rani datang kerumah , anak anak belum ada yang pulang sekolah. kami duduk diruang keluarga sambil makan siang.
" piye sih mbak , kok jadi ora karuan ya... "
" lha gimana , sudah diterangkanbaik baik malah jingkrak jingkrak , ngamuk!"
" sampeyan ki mbok nurut to mbak. Dia itu paling yo ming sedelo ngono kuwi....."
" nurut gimana...."
" pokoke apa yang nggak dia suka ya jangan dijalani , gitu lho,mbak "
" gitu ya... "
" dia nggak kepengen sampeyan apik apik karo bu Nuke , karo mbak Sheni karo Danik. Alah mbak..... emang oleh opo sih sampeyan..... "
"ya , karepe memang gitu. Pak Amran iotu kalau nggak suka sama orang , aku juga disuruh gak suka.Lha tapi gimana..... Sheni , nuke itu teman baik. Kita nggak punya masalah apa apa. Danik malah adik ipare.Jujukane adik adike pak Amran yo kene mbak....."
" yo kudu iso mbak....aku juga berusaha ngono. Ben gak mumet!"
" terus maunya apa lagi , mbak "
"Pak Amran itu maunya anak anak dekat sama dia. Minta maaf tentang kemarin itu. TEtutama Dea. Katanya pak Amran gelo banget kok Dea berani menyarankan papanya cerai dengan sampeyan....."
" yah.... salah kabeh mbak. salah!. Dea itu teriak, teriak..." yo wis pa. kalau papa mau cerai ya cerai saja. gak usah ngancam ngancam.Apalagi mukul mama..." gitu lho. Sampeyan ngerti nggak sih . Dea bilang begitu itu , karena dia dulu yang minta papanya tidak menceraikan aku karena dia merasa tidak berharga jadi anaknya janda. Tapi kemarin , karena papanya terus teriak teriak begitu ya dia bilang begitu. Dea merasa buat apa papa bertahan kalau ternyata itu menyakitinya. Sekarang terserah papanya toh, bagi dea sudah tidak penting semua. gitu lho mbak.Tapi okelah... nanti anak anak tak suruhnya minta maaf.tapi sak jane pemicune opo sih mbak.... "
" soal zaenal"
" oh.... kenapa?"
" Pak Amran akhirnya tahu kalau sampeyan pinjemkan bpkb ke dia"
"daari Budi ya "
"iya. Dia merasa sampeyan khianati. KOk beraninya ngasih zaenal tanpa ijin Dia"
" yo.... aku nanti tak minta maaf soal itu. Masalahe biyen iku zaenal butuh duit. Utange nang pak Amran yo wis akeh.... aku memang salah. Tak pikir ya lima bulan seperti janjianya , eh nganti saiki..... tapi yang lain aku gak mau minta maaf mbak. Aku kawin 21 tahun dengan pak Amran. Umurku tak jaminkan ke dia. BErakhir dengan tidak sangat indah!.Bilang sama dia kalau aku juga sakit hati dengan sikap dia selama ini. Dia juga banyak buat kesalahan dengan aku dan tidak pernah minta maaf. Ketika dia ketahuan selinggkuh dengan sampeyan.Ketika dia menghancvurkan hidupku dengan kelahiran abel , dia juga tidak pernah minta maaf. Ketika di depan banyak pelayat dia mengakui kalau abel itu anakmu dari dia , dia juga tidak pernah minta maaf.Ketika dia memojokkan aku dengan bilang " seperti gedebok" didepan hakim yang mengadili poligami kita , dia juga tidak minta maaf. Dia juga tidak pernah berterima kasih atas segala kebaikan anak dan istrinya...... sampeyan ngerti mbak , di acara patroli, perempuan dan laki laki kayak sampeyan dan pak amran bisa dimutilasi..... tapi aku kan baik, baik sama sampeyan dan pak amran. Nglabrak juga tidak, mencaci maki juga tidak!..... "

Aku percaya Rani bisa jadi penengah atas masalah kami ini. Tapi aku berserah diri padaNya. Dua orang itu sering salah paham . Sering tidak mau salah dan Ngalah. Aku kenal sekali sifat mereka. SAlah salah malah nanti salah faham.jadi ketika dhuhur aku bersila dihadapanNya , kusebut terus dengan ya lathif dan ya fatah. Allah maha membuka dan maha melembutkan itu pasti akan melembutkan dan membuka hati suamiku.INsya Allah.......
Di SBQ Tv mengalun lagu "kekasih yang tak dianggap" dari pinkan mambo. Aduh aku banget ya!
sebagai kekasih yang tak dianggap aku hanya bisa mencoba mengalah..... menahan setiap amarah. Sebagai kekasih yang tak dianggap aku hanya bisa... mencoba menahan.Berharap kau kan berubah........

7 Agustus08

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS